Menyaksikan Keganasan Letusan Merapi dengan Mengikuti Lava Tour (Cangkringan)

Lava tour (cangkringan) yang berada di Kaliadem kini menjadi kawasan wisata menarik di lereng Gunung Merapi. Lokasinya tepat berada di sisi selatan Gunung Merapi yang berada di ketinggian 2965 meter di atas permukaan laut. Lokasi tersebut persis berada di tempat tinggal juru kunci Merapi fenomenal yakni Mbah Maridjan almarhum. Memiliki jarak pandang sekitar 2 km anda bisa melihat puncak Merapi yang menjulang dari tempat tersebut. Lokasi ini secara administratif berada di Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta yang jaraknya kurang lebih 30 km dari arah utara kota Yogyakarta.

Dahulu Kaliadem adalah tempat wisata yang sangat menarik dan juga digunakan sebagai bumi perkemahan yang lengkap dengan beragam fasilitasnya. Pemandangannya yang elok dengan latar belakang gunung Merapi tentunya sangat luar biasa. Namun, kondisi tersebut berubah ketika Merapi mengalami erupsi yang sering menerjang kawasan ini sehingga apa yang nampak indah di masa lalu kini sudah tidak bisa lagi dinikmati. Gunung Merapi yang menjadi gunung teraktif di dunia tentunya banyak ahli geologi menggunakannya sebagai wahana penelitian yang pastinya banyak menyimpan cerita dan juga informasi di dalamnya. Banyak teori yang diajukan tentang hebatnya gunung Merapi. Salah seorang peneliti dari Belanda memberikan asumsinya bahwa Merapi tercatat pernah meletus di tahun 1006. Akibat dari letusan hebat tersebut menyebabkan kemunduran kerajaan Mataram Kuno yang kemudian berpindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Pasca erupsi yang terjadi di tahun 2006 dan 2010, pastinya telah merubah wajah Kaliadem yang dikenal dahulu sebagai bumi perkemahan nan hijau dengan hamparan tanahnya yang luas. Akibat dari erupsi yang terjadi tersebut, wilayah tersebut menjadi tertimbun bekas-bekas lahar Merapi dan kini dijadikan obyek wisata baru yakni lava tour (cangkringan). Wisatawan yang berkunjung bisa melihat dari dekat bekas-bekas letusan gunung tersebut dan bisa melihat bunker tempat perlindungan yang membuat nyawa kedua relawan hilang. Aktivitas dari lava tour ini selain bisa membuat orang paham tentang dahsyatnya letusan Gunung Merapi juga menjadi sensasi menikmati kegiatan wisata yang lain dari biasanya. Para wisatawan yang mengikuti program lava tour ini juga bisa menyaksikan puncak Merapi yang jarak pandangnya hanya sekitar 2 km. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2965 meter di atas permukaan laut itu selalu mengeluarkan sulfatara dari kawahnya. Wilayah Kaliadem yang dahulunya juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti base camp pendakian, gardu pandang, serta warung-warung makan kini semuanya sudah punah tertimbun oleh bekas lahar Merapi. Yang tersisa hanyalah beberapa bagian dari atas bangunan yang pernah ada dan kini telah hancur.

Ganasnya letusan Gunung Merapi ini juga bisa anda lihat dengan adanya bunker dimana para relawan yang sembunyi pun harus tewas saat terjadi erupsi Merapi ketika itu. Bunker tersebut sebenarnya dibangun untuk berlindung jika sewaktu-waktu Gunung Merapi menyemburkan awan panas. Namun, letusan yang terjadi di tahun 2006 silam itu selain menyemburkan awan panas juga memuntahkan berbagai material berupa pasir serta batuan-batuan yang panas sehingga mampu menumbangkan Geger Boyo yang merupakan bukit di bagian selatan Merapi dan mampu menimbun kawasan Kaliadem.

Bagi para penyedia jasa lava tour (cangkringan) tentunya lokasi ini selalu yang ditawarkan di dalam paket-paket wisata yang dimilikinya. Sebelumnya kawasan Kaliurang menjadi salah satu paketnya, kini lava tour ditambahkan sebagai salah satu produk layanannya untuk menarik wisatawan lebih banyak lagi. Mengenai harga yang ditawarkan tentunya sangat terjangkau. Dimana dengan biaya yang telah anda keluarkan itu, anda dipuaskan dengan aktivitas wisata lava tour ini.

untuk informasi paket lava tour merapi jogja atau sewa mobil ke merapi jogja silahkan hubungi kontak kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *